Sebel Sama Ketombe Membandel? Cari Tau Disini Penyebabnya!

Ketombe adalah keluhan yang umum terjadi di sekitar kulit kepala, yang ditandai dengan adanya serpihan kulit yang disertai rasa gatal. Masalah ini bisa dialami oleh semua kalangan usia, tidak cuma orang dewasa saja. Untuk itu, mari kenali berbagai penyebab rambut ada ketombe dan bagaimana cara ampuh untuk mengatasinya. 

Penyebab Rambut Berketombe 

Agar tahu solusi tepat untuk mengatasi ketombe, kamu tentunya harus tahu dahulu apa kira-kira yang menyebabkan masalah itu terjadi padamu. Untuk itu, berikut ini beberapa penyebab rambut ada ketombe yang wajib kamu ketahui. 

Bawaan Genetik 

Sebagaimana dikutip dari majalah Glamour Inggris, Dr Rolanda Wilkerson, seorang pimpinan riset di Head & Shoulders, mengatakan bahwa 50% dari kita secara genetik rentan mengalami masalah di kulit kepala, khususnya ketombe. Ini juga menjadi alasan mengapa sebagian orang lebih mudah berketombe, sedangkan lainnya tidak. 

Karena itu, menurut Dr Rolanda, orang yang rentan terhadap masalah kulit kepala perlu memberikan perhatian khusus dalam perawatan rambut dan kulit kepala. Pasalnya, kulit kepala yang terkelupas akibat ketombe telah terbukti bisa memicu kerontokan rambut yang parah. 

Adanya Perubahan Hormonal 

Penyebab rambut ada ketombe lainnya adalah perubahan hormonal yang terjadi di tubuh. Hal itu biasanya dipicu oleh perubahan gaya hidup yang drastis, kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, dan stres berlebihan. 

Adapun alasan di balik mengapa hormon sangat berpengaruh terhadap munculnya ketombe adalah karena itu berperan penting dalam produksi minyak alami yang dibutuhkan dalam menjaga rambut tetap terhidrasi. Jadi, jika terjadi ketidakseimbangan pada kadar hormon, hal itu dapat memicu produksi minyak berlebih yang nantinya bisa menyebabkan ketombe.

Kondisi Medis 

Kondisi medis tertentu, seperti penyakit dermatitis seboroik misalnya, juga menjadi salah satu alasan ketombe ada di kulit kepala. Dilansir dari Henry Ford Health, dermatitis seboroik sendiri merupakan suatu kondisi medis kronis yang tidak hanya mempengaruhi kulit kepala, tetapi juga area tubuh lainnya yang memiliki kelenjar minyak. Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya ketombe serta ruam kemerahan pada kulit kepala. Selain dermatitis seboroik, penyakit seperti Parkinson atau penyakit lain yang mempengaruhi sistem saraf juga bisa meningkatkan risiko ketombe. 

Perubahan Gaya Hidup 

Gaya hidup yang tidak tepat bisa membuat orang rentan terhadap ketombe. Karena itu, sangat dianjurkan untuk menjalankan gaya hidup yang lebih sehat untuk mengurangi risiko peradangan, yang nantinya bisa berujung pada timbulnya ketombe. 

Dengan menjalankan gaya hidup yang lebih sehat, kamu juga bisa menurunkan tingkat stres, yang pada akhirnya juga dapat mengurangi tingkat keparahan ketombe. Pasalnya, stres bisa memperburuk masalah ketombe dengan menyebabkan ketidakseimbangan hormonal di tubuh serta memicu produksi minyak berlebih di kulit kepala.    

Pengaruh Program Diet yang Buruk 

Menjaga berat badan tetap ideal itu penting untuk kesehatan. Namun sayangnya, tak sedikit yang melakukan diet dengan cara yang tidak tepat. Alhasil, tubuh justru kekurangan nutrisi yang dibutuhkan dalam menjaga kesehatan sistemnya secara keseluruhan. 

Sebagai contoh, karena menjalankan program diet yang buruk, orang jadi kehilangan zat-zat penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala, seperti misalnya vitamin B dan Zinc. Jika asupan kedua nutrisi itu tidak terpenuhi, kamu pun berisiko tinggi mengalami berbagai masalah di rambut, terutama ketombe. 

Tidak Rutin Membersihkan Kulit Kepala dan Rambut 

Tidak membersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur juga bisa memicu timbulnya ketombe. Hal ini karena jarang keramas bisa membuat minyak dan kotoran menumpuk di kulit kepala, yang pada akhirnya akan menyebabkan ketombe. 

Oleh sebab itu, bagi orang yang sejak awal memang memiliki risiko ketombe, sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dengan rutin keramas. Pasalnya, jika itu tidak dilakukan, ketombe bisa meluas atau menjadi makin parah. 

Penggunaan Produk Hair Care yang Tidak Cocok 

Komposisi bahan tertentu dalam produk perawatan rambut juga bisa memicu terjadinya ketombe. Biasanya, jika seseorang tidak cocok dengan kandungan bahan di dalam suatu produk hair care, ia bisa mengalami reaksi alergi seperti adanya iritasi di kulit kepala dan munculnya ketombe. Karena itu, coba cermati apakah kamu memiliki sensitivitas terhadap kandungan tertentu dalam produk hair care. Caranya bisa dengan melihat apakah kamu mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal atau perih saat terpapar produk perawatan rambut tertentu. 

Baca juga: Gak Cuma Gatal Aja, Alergi Kosmetik Bisa Mengancam Jiwa Lho!

Jamur Malassezia di Kulit Kepala 

Malassezia adalah jamur yang hidup secara alami di kulit kepala, baik itu pada orang yang berketombe maupun tidak. Pada beberapa orang, jamur Malassezia dapat memecah pelindung kulit kepala dan kemudian menghasilkan produk sampingan yang disebut asam oleat. Asam tersebut bisa mengiritasi kulit dan memicu respons inflamasi sehingga membuat sel-sel kulit kepala jadi menggumpal dan mengelupas. 

Orang belum tentu mengalami masalah ketombe hanya karena ia memiliki Malassezia di kulit kepalanya. Akan tetapi, riset menemukan bahwa kepekaan seseorang terhadap jamur tersebut bisa membuatnya berisiko tinggi mengalami ketombe.

Kondisi Kulit Kepala Kering

Kulit kepala yang kering juga dapat menjadi salah satu penyebab ketombe. Sayangnya, jika ini memang adalah akar dari masalah ketombe yang sedang kamu hadapi, kondisi tersebut akan membutuhkan perawatan khusus untuk bisa mengatasinya. Pada kulit kepala yang kering, ukuran serpihan ketombe biasanya cenderung lebih kecil dan tidak terlalu berminyak.   

Baca juga: Gak Perlu Galau, Ini Rahasia Mengatasi Rambut Kering & Kusam

Cara Mengatasi Rambut Berketombe 

Itulah beberapa penyebab rambut ada ketombe yang wajib kamu tahu agar bisa mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya. Adapun beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menghilangkan ketombe di kulit kepala, antara lain:

  • Ubahlah pola makanmu dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula. Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan sehat yang diyakini bisa menghilangkan ketombe, seperti misalnya ikan tuna, ikan salmon, biji rami, kenari, minyak zaitun, dan lain sebagainya. 
  • Rutin keramas, untuk menghilangkan minyak dan sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala. 
  • Gunakan sampo khusus ketombe yang mengandung zinc atau sulfur. Keduanya dapat mengurangi pertumbuhan jamur yang berlebih di kulit kepala, yang umumnya menjadi penyebab dari ketombe.
  • Manfaatkan beberapa obat rumahan, seperti cuka sari apel misalnya, untuk mengatasi ketombe. Cuka sari apel memiliki sifat antimikroba dan anti peradangan yang efektif dalam menurunkan populasi jamur di kulit kepala. Untuk itu, campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan satu setengah cangkir air dingin. Oleskan campuran itu ke kulit kepala setelah keramas. Diamkan sebentar dan bilas sampai bersih.
  • Jangan digaruk karena itu bisa memperparah ketombe. Ketombe memang membuat kulit kepala jadi terasa kering dan sangat gatal. Namun, menggaruk bukan cara yang tepat untuk mengatasinya. Sebaliknya, itu bisa menyebabkan luka terbuka di kulit kepala yang justru makin memperparah masalah ketombe. 

Demikian berbagai penyebab rambut ada ketombe. Untuk kamu yang sedang membutuhkan layanan jasa maklon kosmetik dan skincare yang amanah di Indonesia, PT Neo Kosmetika Industri adalah jawabannya. Dengan adanya dukungan tim ahli yang berpengalaman dari PT Neo Kosmetika Industri, kamu pun bisa mengembangkan produk dengan lebih praktis dan tentunya sudah lengkap bersama pengurusan BPOM dan sertifikasi halal.

Share this post:
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram