Industri kecantikan terus berkembang dan membuka peluang bagi siapa saja yang ingin memiliki brand sendiri. Namun, membangun produk skincare tidak cukup hanya dengan memilih kemasan menarik.
Ada proses riset, formulasi, pengujian, hingga legalitas yang perlu diperhatikan. Karena itu, memahami cara membuat produk skincare sendiri menjadi langkah awal penting sebelum memasarkan produk kepada konsumen.
Bolehkah Membuat Skincare Sendiri untuk Dijual?
Membuat skincare sendiri untuk dijual diperbolehkan selama produk memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan peredaran kosmetik yang berlaku. Produk kosmetik yang dipasarkan di Indonesia perlu memiliki notifikasi BPOM sebelum diedarkan. Selain itu, pelaku usaha harus memastikan informasi pada label, klaim produk, komposisi, dan proses produksinya sesuai aturan.
Sertifikasi halal juga perlu menjadi perhatian. Mulai 17 Oktober 2026, seluruh kosmetik yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal. Ketentuan ini membuat pemilihan bahan baku, pemasok, serta proses produksi harus dilakukan secara lebih cermat.
Artinya, membuat produk skincare sendiri bukan sekadar mencampurkan bahan-bahan tertentu. Diperlukan pengetahuan formulasi, fasilitas produksi yang sesuai standar, dan dokumen legalitas agar produk aman serta dipercaya konsumen.
Langkah Membuat Produk Skincare Sendiri untuk Bisnis
Setelah memahami ketentuan cara membuat produk skincare sendiri, berikut beberapa tahapan penting yang perlu dilakukan sebelum produk skincare dipasarkan.
Riset pasar dan tentukan jenis produk
Mulailah dengan mengenali kebutuhan calon konsumen. Amati masalah kulit yang banyak dialami, seperti kulit kusam, kering, berjerawat, atau sensitif. Perhatikan pula tren produk, rentang harga, kebiasaan konsumen, dan keunggulan kompetitor.
Hasil riset dapat membantu Anda menentukan jenis produk yang lebih relevan, misalnya serum pencerah, pelembap untuk kulit sensitif, sunscreen, toner, atau sabun wajah. Pilih satu kategori terlebih dahulu agar pengembangan produk lebih terarah.
Pilih bahan aktif dan susun formula
Setiap bahan aktif memiliki fungsi, karakteristik, dan batas penggunaan yang berbeda. Karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan jenis produk serta target konsumennya. Formulasi juga harus mempertimbangkan tekstur, aroma, stabilitas, tingkat keamanan, dan kesesuaian antara bahan.
Pada tahap ini, Anda sebaiknya bekerja sama dengan formulator atau tenaga profesional. Formula yang tepat dapat membantu menghasilkan produk yang efektif, nyaman digunakan, dan memiliki masa simpan yang baik.
Buat sampel dan uji produk
Sampel dibuat untuk menilai kualitas formula sebelum masuk tahap produksi massal. Perhatikan tekstur, warna, aroma, daya serap, serta kenyamanan produk saat digunakan.
Pengujian juga diperlukan untuk mengetahui stabilitas dan keamanan produk. Jika hasilnya belum sesuai, formula dapat disempurnakan hingga memenuhi spesifikasi yang diinginkan. Tahap ini penting untuk mengurangi risiko produk rusak atau tidak sesuai harapan setelah dipasarkan.
Urus legalitas BPOM, halal, dan merek
Sebelum menjual produk, siapkan dokumen legalitas yang diperlukan. Pengurusan notifikasi BPOM membantu memastikan produk dapat diedarkan secara resmi. Sertifikasi halal diperlukan untuk memenuhi ketentuan jaminan produk halal, sedangkan pendaftaran merek membantu melindungi identitas bisnis.
Pastikan pula desain label mencantumkan informasi yang dibutuhkan, seperti nama produk, komposisi, netto, nomor notifikasi, masa kedaluwarsa, dan nama produsen. Kelengkapan ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand Anda.
Membuat Produk Skincare Sendiri Lebih Mudah lewat Jasa Maklon
Jika belum memiliki fasilitas, tenaga ahli, atau pengalaman dalam formulasi, jasa maklon skincare dapat menjadi solusi praktis. Melalui maklon, Anda tidak perlu membangun pabrik sendiri untuk memiliki produk skincare dengan merek pribadi.
Neo Kosmetika Industri dapat membantu proses pengembangan skincare mulai dari formulasi, pembuatan sampel, pengurusan BPOM dan halal, hingga produksi. Layanan ini memungkinkan Anda lebih fokus pada strategi merek, pemasaran, dan pengembangan bisnis.
Neo Kosmetika Industri juga menyediakan proses produksi sesuai spesifikasi klien dengan dukungan fasilitas yang tersertifikasi CPKB, halal, dan ISO 9001:2015. Dengan pendampingan tersebut, cara membuat produk skincare sendiri dapat dilakukan secara lebih terarah dan efisien.
Bagi Anda yang ingin mempromosikan produk sendiri tanpa membangun fasilitas produksi, bekerja sama dengan Neo Kosmetika Industri dapat menjadi pilihan. Mulai dari ide produk hingga siap dipasarkan, setiap tahap dapat dipersiapkan bersama tim yang berpengalaman di bidang maklon kosmetik dan skincare.





