Nih, 9 Bahan Kosmetik Berbahaya yang Wajib Banget Dihindari!

Supaya bisa tampil lebih cantik, Anda pasti menggunakan berbagai produk kosmetik, bukan? Namun, apakah Anda pernah meluangkan waktu untuk melihat apa saja bahan yang terkandung dalam kosmetik yang Anda pakai?

Kosmetik itu sarat dengan bahan kimia, lho! Artinya, Anda wajib tahu apa saja bahan kosmetik yang aman maupun bahan kosmetik yang berbahaya dan harus dihindari. Ini sangat penting, apalagi kalau ini pertama kalinya Anda pakai kosmetik atau berniat untuk memulai bisnis kosmetik dari nol. 

Terus, apa aja kandungan kosmetik yang sebaiknya tidak Anda pakai? Cek yuk!

Merkuri

Bahan ini sering dipakai pada bedak, perona wajah, dan eye shadow untuk membuat produk lebih awet. Merkuri juga kerap dipakai dalam krim untuk memutihkan kulit. Apabila terserap oleh tubuh, kandungan ini dapat mengakibatkan kerusakan saraf dan otak, masalah pada fungsi paru, kelainan ginjal, masalah sistem pencernaan, dan penurunan imunitas tubuh.

Formaldehyde (Formalin)

Berikutnya ada formalin yang terkenal dengan sifat karsinogen alias pemicu kanker. Sayangnya, senyawa ini masih dipakai untuk bahan beberapa produk lotion maupun sunscreen. Paparan formalin dalam waktu lama bisa membuat seseorang lebih berisiko mengalami iritasi pada kulit, masalah pada pernapasan, mual, muntah, dan kanker. 

Fragrance

Parfum atau fragrance banyak dipakai pada produk pembersih muka dan pelembab. Namun, sebaiknya pilih produk bebas parfum karena meningkatkan risiko asma, alergi, hingga kanker. Bahan yang terkandung dalam fragrance juga berpengaruh pada keseimbangan hormon bagi wanita, masalah metabolisme, sampai resisten terhadap insulin. 

Triclosan

Sifat antibakteri pada triclosan membuat bahan ini banyak dipakai untuk sabun antibakteri dan deodoran. Kandungan ini memainkan peran terhadap resistensi antibiotik dan hormon tiroid. Kandungan ini juga disebut meningkatkan risiko iritasi pada kulit dan gangguan endokrin. Efek samping triclosan masih banyak lagi, lho! Termasuk kerja sistem kardiovaskular dan respons imunitas tubuh.

Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

Sodium Lauryl Sulfate atau SLS juga masuk dalam bahan kosmetik yang berbahaya. Sabun pembersih muka dan alas bedak jadi kosmetik yang banyak mengandung SLS. Padahal, kandungan ini bisa memicu kerusakan pada mata, jerawat, dan iritasi kulit. Mengenali produk dengan kandungan SLS tidak sulit. Biasanya, produk tersebut menghasilkan lebih banyak busa. 

Paraben

Anda juga wajib tahu jenis paraben yang banyak dipakai dalam kosmetik, yaitu propylparaben, ethylparaben, butylparaben, dan methylparaben. Bahan ini berperan sebagai pengawet untuk produk kosmetik, salah satunya adalah pelembab. Memang, supaya efeknya lebih maksimal, akan ada lebih dari satu jenis paraben yang dipakai. 

Kandungan ini harus dihindari, sebab bisa memicu peningkatan pembentukan hormon estrogen dan mengganggu kerja otak dan reproduksi. Saat masuk ke dalam kulit, paraben akan meningkatkan risiko pembelahan sel yang berlebihan pada payudara seperti fungsi estrogen. 

Akibatnya, risiko kanker payudara pun meningkat. Inilah mengapa, dosis pemakaian paraben harus sesuai dengan anjuran dokter. 

Hidrokuinon

Selanjutnya, hidrokuinon yang kerap dipakai untuk pemutih kulit. Bahan satu ini memang mampu menurunkan kadar melanosit, sel yang bertugas untuk membuat melanin. Namun, dosis pemakaiannya tetap harus diperhatikan dan sesuai dengan anjuran dokter. 

Umumnya, pemakaian hidrokuinon yang masih dibolehkan pada produk kosmetik dan konsentrasinya tidak melebihi 2 persen. Selain itu, pemakaiannya juga tidak boleh dalam jangka waktu yang lama. Ini tentunya bukan tanpa alasan, ya! 

Kalau Anda pakai untuk waktu lama, hidrokuinon dihubungkan dengan kondisi ochronosis. Ini adalah kelainan yang terkait dengan pigmentasi, yang membuat munculnya bercak berwarna hitam agak kebiruan pada kulit. 

BHT

Lalu, ada juga BHT, jenis antioksidan sintetis yang banyak dipakai pada produk pelembab dan lipstik. Efek samping pemakaian kandungan ini dapat mengacu pada kerusakan hati dan masalah hormon. Apabila organ hati terganggu, efeknya juga terjadi pada berbagai organ tubuh lainnya. 

Timbal

Tak ketinggalan, ada juga timbal yang masuk dalam logam beracun yang pastinya sangat berbahaya untuk kesehatan. Sayangnya, logam satu ini masih banyak dijumpai di beberapa produk pemulas bibir alias lipstik. Pemakaian kosmetik dengan kandungan timbal untuk orang dewasa efeknya nggak main-main, lho! 

Anda akan berisiko mengalami kerusakan organ ginjal dan keracunan logam timbal. Bahkan, apabila dipakai oleh ibu hamil, paparan logam timbal dengan konsentrasi tinggi bisa berisiko terjadi keguguran, bayi lahir prematur atau memiliki berat lahir yang rendah. 

Itu tadi bahan kosmetik yang berbahaya dan harus Anda hindari. Tak hanya kandungannya, Anda juga perlu tahu bagaimana ciri produk kosmetik berbahaya sehingga bisa menghindari pemakaiannya. Bagi Anda yang tertarik berbisnis kosmetik, cari tahu juga informasi terkait jenis produk kosmetik, jenis dan desain kemasan produk kosmetik, dan izin edar produk kosmetik.

Selain itu, pelajari juga strategi berbisnis kosmetik yang tepat supaya lebih memahami bisnis ini secara menyeluruh. Yuk, selalu teliti dan hati-hati dalam memilih kosmetik, ya, Guys!

Share this post:
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram